Advanced Micro Device (AMD) kembali membuat kejutan. Kali ini lebih menyasar penggunaan prosesor 6 inti berbasis Opteron EE. Melalui debutan anyarnya, AMD tidak saja menyodorkan kelebihan pada konsumsi daya yang rendah yakni 40-watt ACP, namun juga kinerja per-watt yang 31 persen lebih tinggi di atas standar prosesor AMD Opteron 4-inti yang sudah ada saat ini.

Namanya saja Opteron, sudah barang tentu ini adalah prosesor yang menyasar segmen workstation dan server. Cocok pula untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang menginginkan kinerja apik. Di samping itu, prosesor ini juga memangkas konsumsi daya dalam sistem server dan mengurangi kebutuhan daya listrik pada data center, sesuai dengan data center hyperscale.

AMD Opteron EE 6-inti membundel feature AMD Virtualization (AMD-V) dan AMD-P yang berguna untuk virtualisasi terbaru dan kemampuan penghematan daya listrik seperti versi standar.

Untuk saat ini, prosesor dengan konsumsi daya listrik 40W ini telah diintegrasikan dalam program-program solusi kustomisasi dan akan tersedia dari para pengembang sistem bagi pelanggan cloud dan web 2.0. Bagi pelanggan cloud dan Web 2.0, jumlah dan konsumsi daya merupakan faktor pertimbangan yang utama.

Kini, banyak pelanggan yang telah mengimplementasikan komputasi dense pasti membutuhkan prosesor dengan konsumsi daya yang sangat rendah seperti besutan AMD ini. Contoh kasus penerapan prosesor hemat daya dapat kita lihat pada proyek-proyek TI berskala besar, dimana kinerja sistem dengan konsumsi daya listrik dan setiap watt penghematan memiliki dampak positif untuk keseluruhan