JAKARTA – Puncak hujan meteor Lyrids yang berlangsung mulai tanggal 16 hingga 26 April 2010, diprediksi akan terjadi mulai tanggal 22 April dini hari atau malam Kamis.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, sejak kemarin (20/4/2010), melalui akun situs jejaring sosial Facebook miliknya, mengingatkan para pecinta astronomi agar tidak ketinggalan menyaksikan fenomena menarik ini.
“Awas terlewat mencari Lyrids. Waktu potensial puncak Lyrids adalah malam Kamis dan Malam Jumat,” tulis Thomas dalam status Facebooknya.

Thomas juga menjelaskan secara detail bahwa rata-rata puncak hujan meteor Lyrids 2010  bervariasi, antara tanggal 22 April pukul 00.00 WIB hingga 23 April pukul 03.20 WIB.

“Lama maksimum bervariasi antara 14,8 jam hingga 61,7 jam dengan rata-rata 32,1 jam. Waktu paling potensial melihat puncak hujan meteor Lyrids dimulai pada 22 April pukul 00:15 WIB dini hari hingga 23 April pukul 19.20 WIB,” rincinya.

Hujan meteor Lyrids ini, menurut Thomas, bisa dilihat di seluruh Indonesia. “Insya Allah di seluruh Indonesia berpotensi melihatnya dengan tiga syarat, cuaca cerah, jauh dari polusi cahaya lampu, dan medan pandang ke arah Timur hingga Utara tidak terhalang,” terangnya.

Sebelumnya, Thomas menyebutkan bahwa hujan meteor Lyrids terjadi mulai 16 hingga 26 April 2010. Menurutnya, meteor yang dinamai Lyrids ini termasuk dalam kategori meteor sedang, sehingga hanya sedikit meteor yang berpindah tempat, atau mirip seperti bintang jatuh.

Pada puncaknya nanti, intensitas komet yang muncul akan semakin besar, namun tidak mencapai ratusan seperti saat meteor Leonid muncul pada pertengahan November 2009 lalu.

“Hanya mencapai belasan meteor, tidak sampai ratusan, makanya tergolong meteor sedang,” kata Thomas.

Meteor Lyrids sendiri berasal dari sisa-sisa debu komet Thatcher atau yang dikenal dengan kode 1860 I, yang artinya komet tersebut ditemukan pertama kali pada tahun 1861. Dinamakan Lyrids karena titik penyebarannya dekat dengan rasi Lyra. (rah)

dikutip dari http://techno.okezone.com/