Kementerian Kominfo mendukung langkah Indosat dalam menguji coba layanan seluler 4G dengan teknologi Long Term Evolution (LTE). Hasilnya akan dijadikan rujukan sebelum LTE dikomersialisasikan dalam 2-3 tahun lagi.

“Kami mendukung langkah positif uji coba LTE ini demi memperluas penetrasi broadband. Seperti kita ketahui, dari 66 juta pengguna internet di Indonesia, pengguna broadband masih kurang dari 5 juta karena keterbatasan infrastruktur,” kata Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos Informatika, Muhammad Budi Setiawan, di sela trial LTE Indosat di Surabaya, Senin (17/10/2011).Indosat yang menggandeng Nokia Siemens Network (NSN) menggelar uji coba LTE secara terbatas di Surabaya dan Bali dengan menggunakan frekuensi daur ulang miliknya sendiri (refarming) di pita 1800 MHz.

Menurut Budi, refarming menjadi alternatif sementara untuk menggelar layanan LTE berhubung belum tersedianya alokasi frekuensi untuk teknologi terbaru pita lebar seluler tersebut.

Refarming di 1800 MHz ini hanya transisi sementara saja sebelum kita menggunakan golden frekuensi 700 MHz yang masih digunakan TV analog dan rampung dimigrasikan ke TV digital pada 2016 nanti,” pungkasnya.