Category: Review



Bila Anda salah seorang yang tertarik di bidang kuliner atau sekadar ingin menyajikan berbagai macam masakan untuk orang-orang tercinta yang ada di  sekitar Anda, tidak ada salahnya mulai belajar dari dasar mengenai berbagai masakan yang ada melalui buku resep yang banyak beredar di dunia maya. Berikut kami jabarkan lima aplikasi Android penyedia resep masakan dari berbagai belahan dunia.

 

Platform

SONY ERICSSON XPERIA X10 MINI

Prosesor: 600 MHz
RAM: 160 MB
Network: HSDPA/Edge/GPRS/WiFi
Bluetooth: 2.0 A2DP
GPS: AGPS Support
Display: 240 x 320 touchscreen
OS: Eclair 2.1.1

5 Aplikasi Resep Masakan Dunia

Saat ini, para pelaku kuliner yang mencari resep masakan di Internet tidak perlu lagi duduk manis di depan komputer. Dengan jalur data yang baik dan sebuah perangkat Android, Anda bahkan langsung dapat menerapkan berbagai masakan sambil melihat resep yang diperoleh. Dari berbagai buku mengenai makanan, kami sampaikan lima aplikasi menarik.

MomsBest Recipes Volume I By iAppThat.com – Rahasia Masakan Seorang Ibu

Sesuai dengan namanya, aplikasi ini menghadirkan berbagai resep menarik layaknya resep masakan dari seorang ibu. Program ini lebih menonjolkan berbagai makanan ringan, seperti kue, cupcakes, brownies, minuman ringan, soup, cheesecake, pie, dan bebagai makanan penutup lainnya.

Saat pertama kali aplikasi ini dijalankan, Anda akan dihadapkan kepada sebuah EULA yang harus diterima bila ingin menggunakan aplikasi ini. Anda akan menemukan sebuah komersial Ads yang terletak tepat di bagian bawah aplikasi ini. Penggunaannya pun sangat mudah. Selain menekan menu yang tersedia, Anda dapat men-slide ke kiri atau ke kanan untuk berpindah dari satu halaman ke halaman lainnya.

Indian Recipes by MyFirstMobileApp – Variasi Masakan India

Bila Anda pecinta masakan India, jangan lewatkan aplikasi yang satu ini. Di sini dapat ditemukan berbagai masakan India yang dapat memenuhi rasa lapar. Hampir setiap makanan yang dapat dikonsumsi untuk kebutuhan sehari hari dapat ditemukan di sini. Anda dapat mem-browse setiap resep secara random atau dengan menggunakan bantuan kategori alfabet yang terletak tepat di sebelah resep.

Program ini tidak hanya menampilkan berbagai bahan yang diperlukan untuk menciptakan sebuah masakan India. Anda bahkan dapat mempelajari cara pembuatannya yang telah disampaikan dengan baik oleh pihak developer beserta catatan penting yang diperlukan pada saat membuatnya. Bahan masakan dan metode pembuatannya disampaikan dalam bahasa Inggris.

Camping Recipe by BookAndroid.com – Masakan Saat Kemping

Bagi Anda yang gemar melakukan aktivitas alam, seperti kemping atau mendaki gunung, biasanya akan melengkapi diri dengan berbagai makanan cepat saji, seperti mie instant atau daging olahan dalam kemasan. Kini, dengan adanya Camping Recipe, ransom bawaan dapat lebih bervariasi. Dari sisi desain, aplikasi ini memang tampil kurang menarik, tetapi bukan berarti performanya dapat diremehkan begitu saja.

Tema utama resep masakan yang dihadirkan aplikasi ini lebih kepada makanan ringan yang mudah diolah saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Di aplikasi ini Anda juga dapat menemukan cara membuat masakan tersebut. Resep yang dapat ditemukan di aplikasi ini, di antaranya 20 minute hamburger skillet stew, antiguan charcoal baked bananas, aunt Sharah’s chillie sauces, dan Australian Grilled Fish.

ChefTap by cheftap.uservoice.com – Buku Rahasia Seorang Cheft

Progam ini merupakan sebuah buku resep yang menawarkan berbagai kelebihan layaknya seorang cheft profesional. Setiap makanan yang terdapat di aplikasi ini ditampilkan dengan pilihan nama dan gambar yang sesuai. Selain itu, Anda juga dapat memasukkan berbagai resep tambahan melaui browser, import dari SD Card, mengetik secara manual, bahkan melakukan sinkronisasi resep melalui Allrecipes dan Epicurious.

Demi mempermudah pencarian sebuah makanan, Anda dapat menggunakan fasilitas search yang tersedia. Backup dan restore dapat dilakukan setiap memasukkkan resep baru. Menu setting juga tersedia guna memaksimalkan penggunaan program ini. Cheftap memang sebuah aplikasi yang dapat diandalkan dan patut mendapatkan acungan jempol.

MyCookBook by AndroidCookBook – Mesin Pencari Resep Online

Program ini lebih cocok disebut sebagai database dan mesin pencari resep secara online. Anda harus mengimport terlebih dahulu baik dari SDcard ataupun online untuk mendapatkan resep masakan. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan berbagai kreasi yang telah diciptakan ke dalam aplikasi ini.

Aplikasi ini memiliki beberapa menu utama, seperti list of my recipes, search and import, add new recipes, file import, categories, language, help, FAQ, dan terakhir adalah about. Anda dapat mengatur bahasa yang digunakan sesuai dengan list bahasa yang tersedia. Sayangnya, aplikasi ini belum mendukung bahasa Indonesia.

Kesimpulan

Prinsip utama dalam memilih sebuah buku masakan adalah ingin mempelajari jenis makanan tertentu? Apa pun jenisnya, sesuaikanlah dengan lidah dan hasrat Anda dalam mencoba berbagai masakan. Lima aplikasi kali ini lebih menonjolkan berbagai keahlian dari chef luar negeri. Setiap aplikasi memberikan begitu banyak varian resep dengan detail bahan yang diperlukan sampai cara pembuatannya dengan benar.

 

sumber

Advertisements

Di akhir tahun 2011, genap tiga tahun berlalu sejak platform Nehalem dan X58 menjadi raja di kelas desktop. Sekarang, sudah saatnya tahta tersebut diserahkan kepada platform baru Sandy Bridge-E dan X79.

Tampaknya kiasan ini memang suatu hal yang nyata dan umum terjadi dalam dunia komputer. Performa komputer terbaik harus ditebus dengan harga yang setinggi langit. Tampaknya, hal inilah yang tidak pernah lepas dari Intel. Perusahaan microprocessor terbesar di dunia ini kali ini meluncurkan prosesor terbarunya pada kuartal keempat 2011. Prosesor yang diberi nama Sandy Bridge-E ini merupakan pe­ngembangan dari prosesor sebelumnya, yaitu Intel Sandy Bridge.

Banyak sekali hal yang disukai dari prosesor Sandy Bridge yang diluncurkan pada awal tahun ini. Performa single-thread-nya meningkat drastis, dan teknologi Quick Sync-nya memperlihatkan keunggulannya dibandingkan transcoding dari graphics card AMD maupun NVIDIA.  Selain itu, yang paling mengesankan adalah Sandy Bridge hadir dengan teknologi 32nm dan dengan mudah dapat mencapai clockspeed 5 GHz hanya dengan menggunakan air cooling.

Intel-Sandy-Bridge-E-dan-X79

Jika dibandingkan dengan flagship dari Intel sebelumnya dengan LGA 1366, i7-990X tidak dapat mengungguli kepopuleran Sandy Bridge, meskipun memiliki lebih banyak core dengan clockspeed yang lebih tinggi. Pada beberapa tes, i7-990X tidak bisa mempertahankan keunggulannya sebagai prosesor tercepat dan termahal dari Intel dengan harga yang hampir mencapai USD$ 700. Sebaliknya, Sandy Bridge memberikan hasil yang memuaskan dengan harga yang hampir setengahnya.

Namun, apakah yang terjadi apabila prosesor Gulftown digabungkan ke dalam cetakan prosesor Sandy Bridge? Inilah ide di balik pengembangan Sandy Bridge-E. Prosesor ini dipersiapkan untuk menggantikan enthusiast platform yang sebelumnya menggunakan Gulftown dan LGA 1366 menjadi Sandy Bridge-E dan LGA 2011. Yang lebih penting lagi, Sandy Bridge-E hadir untuk desktop platform, meskipun didesain dengan kemampuan server. Sepertinya, prosesor ini memang ditujukan untuk mengimbangi keluarga Intel Xeon E5 untuk  kelas desktop pro­sesor.

Di atas kertas, Sandy Bridge-E lebih baik dibandingkan seri sebelumnya, yaitu Gulftown dan Sandy Bridge. Prosesor ini dilengkapi dengan turbo boost terbaru, yaitu turbo boost versi 2.0, 40 jalur PCI-Express 3.0, 15 MB L3 cache, four channel DDR3, Integrated memory controller yang lebih fleksibel, AVX, AES, SSE 4.1 dan 4.2, native 6 GB/s SATA3, dan soket baru LGA 2011. Sama seperti i7-980X dan i7-990X, Sandy Bridge-E memiliki enam core de­ngan 12 thread. Selain itu, instruksi-ins­truksi yang ada pada LGA 1155 juga digabungkan pada platform X79 sehingga menghasilkan sebuah komputasi yang lengkap.

Intel-Sandy-Bridge-E-dan-X79

Apa saja yang baru di Sandy Bridge-E?

Ketiga prosesor Sandy Bridge-E yang diluncurkan memiliki TDP sebesar 130 watt, Sebelumnya, Intel juga pernah meluncurkan proseor dengan TDP sebesar ini pada era Pentium D. Intel core  i7-3960X memiliki clockspeed 3,3 GHz dan dapat meningkat hingga 3,9 GHz dengan turbo boost pada saat satu atau dua core saja yang aktif. Prosesor ini dilengkapi dengan enam core dan kemampuan hyper-threading, berarti prosesor ini memiliki 12 thread secara simultan.

Intel core i7-3930K memiliki clockspeed sedikit di bawah i7-3960X, yaitu 3,2 GHz dengan maximum turbo boost hingga 3,8 GHz. Prosesor ini juga sama-sama memiliki enam core dan multi-threading hingga 12 thread. Sedangkan prosesor core i7-3820 memiliki clockspeed yang paling tinggi dengan 3,6 GHz dan mampu mencapai 3,9 GHz dengan kemampuan turbo boost-nya. Yang membedakan, prosesor Intel core i7-3820 ini hanya memiliki empat core dan dengan kemampuan multi threading hingga delapan thread.

Sandy Bridge-E memiliki 32 KB L1 data/instruction dan 256 KB L2 caches. Sedangkan level cache yang terakhir sedikit berbeda dibandingkan Sandy Bridge yang memiliki 2 MB L3 cache per core sehingga memiliki 8 MB cache. Pada Sandy Bridge-E, L3 cache-nya ditingkatkan sebesar 2,5 MB per core sehingga memiliki L3 cache 12 MB dan 10 MB cache untuk i7-3930K dan i7-3820. Sedangkan  i7-3960X memiliki 15 MB L3 cache.

Arsitektur dari prosesor Nehalem yang memiliki triple channel DDR3-1066 memory controller memberikan jalan bagi pengembangan quad channel controller yang mendukung DDR3-1600. Hal ini berpotensi meningkatkan bandwidth hingga 2x lipat dibandingkan triple-channel yang memiliki bandwith hingga 25,6 GB/s. Hal ini terlihat sangat besar, tetapi Anda ja­ngan berharap lebih karena hal ini tidak meningkatkan performa yang signifikan pada saat benchmark.

Hal ini beralasan karena hampir tidak terlihat perbedaan pada saat pengujian menggunakan quad channel, triple channel, maupun dual channel. Perbedaaan terlihat pada peningkatan yang tajam pada bandwidth memori. Hal ini akan berpengaruh pada saat menggunakan aplikasi-aplikasi yang membutuhkan memori  yang cukup besar. Selain itu, peningkatan frekuensi di atas PC3-12800 (1600 MHz) tidak terlalu berpengaruh banyak. Karena  itulah, jika Anda ingin membeli memori untuk disandingkan dengan platform X79, CHIP merekomendasikan untuk memilih memori quad channel DDR3-1600 dengan CAS Latency terkecil untuk menghasilkan performa yang maksimal.

PCI-Express 3.0

Kemampuan memori  pada Sandy Bridge-E lebih mirip sebuah workstation dibandingkan dengan sebuah PC desktop. Namun, teknologi PCI-Express generasi ketiga tidak akan ditemukan pada sebuah workstation. Pada dasarnya, sebuah workstation tidak membutuhkan kemampuan grafis yang rakus seperti hal-nya pada PC desktop untuk menampilkan grafis yang maksimal pada sebuah game.

Lalu apakah yang membedakan PCI-E 2.0 dengan PCI-E 3.0? CHIP hanya akan menjelaskan secara teknologi dan teori saja. Untuk membuktikannya, hingga saat artikel ini ditulis,  belum ada hardware (graphics card) yang telah menggunakan teknologi ini. Banyak isu yang berkembang menyebutkan kuartal pertama tahun 2012 akan menjadi awal peluncuran graphics card dengan teknologi PCI-E 3.0. Namun untuk memastikannya kita tunggu saja hingga saatnya tiba.

Intel-Sandy-Bridge-E-dan-X79

Intel sendiri telah mendukung PCI-E 3.0 dengan kecepatan transfer 1 GB/s per jalur pada setiap arahnya.  Ketiga seri Sandy Bridge-E sendiri telah dilengkapi dengan 40 jalur yang telah dibagi menjadi sepuluh port yang berbeda. Sebagian besar motherboard akan membaginya menjadi tiga atau empat slot PCI-E yang masing-masing menjadi dua buah slot x16 dan satu x8 slot, atau satu slot x16 dan tiga slot x8. Menggunakan tiga buah ataupun empat buah graphics card memang akan meningkatkan performa grafis yang dihasilkan. Namun, Anda jangan berharap terlalu banyak karena hal itu belum bisa dibuktikan hanya dengan menggunakan graphics card yang ada saat ini. Setidaknya belum ada bukti nyata yang menunjukkan peningkatan kemampuan PCI-E 3.0 dibandingkan dengan PCIE 2.0.

X79 = P67?

Saat pertama kali melihat feature yang ada pada motherboard dengan chipset X79, CHIP  langsung menyadari chipset X79  dari Intel kali ini sangat mirip dengan chipset Intel sebelumnya pada saat pertama kali peluncuran Sandy Bridge dengan LGA 1155, yaitu chipset P67.

Intel-Sandy-Bridge-E-dan-X79

Namun, kali ini Intel mengembangkannya dengan menambahkan sesuatu yang baru yang disebut dengan Rapid Storage Technology Enterprise 3.0. Teknologi ini didesain untuk menambah perlindungan data yang biasa ditemukan pada motherboard server dan workstation.

Secara keseluruhan, hampir tidak banyak yang berubah pada chipset Intel  X79. Chipset ini hampir sama dengan chipset Intel P67 pada awal peluncuran Sandy Bridge.

Intel-Sandy-Bridge-E-dan-X79

Perubahan yang paling sig­nifikan terjadi pada prosesor itu sendiri , yaitu Intel Sandy Bridge-E, baik dari sisi  teknologi-nya hingga bentuk dan dimensinya yang lebih besar jika dibandingkan dengan prosesor Intel generasi sebelumnya. Dengan dimensi yang lebih luas dan TDP yang lebih besar menyebabkan Sandy Bridge-E terasa lebih panas dibandingkan  prosesor dari Intel sebelumnya dengan kondisi idle yang  dapat mencapai hingga 65 derajat celcius.

 

sumber

Asus Menampilkan Jajaran intel X79


It’s well established that Intel has an Extreme version of its hugely successful Sandy Bridge processors in the pipeline, and despite the company keeping a tight lid on specifications, we were able to take a sneak peak at the new enthusiast chips in action last week when motherboard manufacturer Asus unveiled its line-up of compatible motherboards.

On display were enthusiast-level Maximus boards, full of overclocking features and tools, Sabretooth boards geared at professionals and the entry-level Pro boards – the entire line-up will support eight DIMM slots, UEFI BIOS and one-touch USB BIOS updates.

The mainstream P9X79 Deluxe will likely be the go-to board for system builders. Although the Asus reps weren’t ready to reveal pricing, we expect entry-level X79 boards to cost roughly the same as X58 when it launched – around £200. You still get plenty of overclocking features, USB3, CrossfireX and SLI support, but no video outputs – like AMD’s enthusiast-level Bulldozer processors, LGA2011 is designed for use with a dedicated graphics card.

Asus Ports

Extreme overclockers are sure to appreciate the new temperature sensors built into the Maximus board, the latest entry in the Republic of Gamers series. Two probes are each capable of measuring sub-zero temperatures, useful when working with liquid nitrogen. System tweaks won’t be limited to the BIOS either, as each motherboard will include a video pass-through key that overlays voltage and CPU ratio controls onto the Windows desktop.

Like X58 before it, the new high-end processors will require a different chipset from the ones currently being used by regular Sandy Bridge chips. LGA 2011 will also use a different screw configuration for CPU coolers, meaning existing heat sinks might not be compatible (unless manufacturers release free 2011 upgrades).

We can’t reveal performance benchmarks for LGA2011 just yet, but based on what we’ve seen, expect X79 to demolish Bulldozer when it appears in the next few months.

Author: Tom Morgan

 

 

Source


Tak lama berselang setelah kemunculan Tahiti XT HD 7970 pada akhir Desember 2011 dan juga adiknya Tahiti Pro HD 7950 pada 31 Januari kemarin, tampaknya AMD tidak ingin melewatkan momen untuk mendominasi pasar graphics card ini begitu saja. Dari informasi yang berkembang,AMD akan merilis graphics card terbaru mereka yang berbasis fabrikasi 28 nm untuk kelas mainstream pertengahan Februari ini. Graphics card yang akan memiliki codename Cape Verdedengan seri HD 7770 dan HD 7750 ini akan ditempatkan untuk menggantikan pendahulunya,Juniper XT (HD 5700/6700 series). Berikut spesifikasi dari graphics card yang kami dapatkan dari sebuah situs asal Jerman:

AMD Cape Verde

  • Built on TSMC 28 nm process, ~1.5 billion transistors
  • 10 Graphics CoreNext Compute Units (CUs)
  • 640 stream processors
  • 40 TMUs, 16 ROPs
  • 128-bit wide GDDR5 memory interface

AMD Radeon HD 7770

  • All CUs enabled, 640 stream processors
  • 1 GB GDDR5 memory
  • 40 TMUs, 16 ROPs
  • 1000 MHz core clock-speed
  • 1125 MHz (actual), 4500 MHz (effective) memory clock-speed
  • 72 GB/s memory bandwidth
  • 1280 GFLOP/s single-precision floating-point performance
  • Typical board power: 80W

AMD Radeon HD 7750

  • 8 CUs enabled, 512 stream processors
  • 1 GB GDDR5 memory
  • 32 TMUs, 16 ROPs
  • 800 MHz core clock-speed
  • 1125 MHz (actual), 4500 MHz (effective) memory clock-speed
  • 72 GB/s memory bandwidth
  • 819 GFLOP/s single-precision floating-point performance
  • Typical board power: 55W

Berbeda dengan Juniper XT yang menggunakan fitur VLIW5 stream processors dengan total 800 SP, kali ini graphics card AMD Cape Verde ini menggunakan fitur GCN (Graphics CoreNext) dengan total 640 SP. Walaupun secara kuantitas Juniper XT memiliki jumlah shader yang lebih banyak dibandingkan Cape Verde, secara teoritis kedua graphics card ini memiliki “raw power” yang setara karena keduanya memiliki algoritma yang berbeda. Namun, AMD memiliki strategi untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik dengan memberikan Core Clock speed yang sangat tinggi secara default yaitu1GHz! Angka setinggi ini dapat dicapai berkat penggunaan fabrikasi 28 nm dan merupakan rekor clock tertinggi yang pernah digunakan sebagai spesifikasi default/reference (non-OC) sebuah VGA. Apakah Anda cukup tertarik dengan graphics card kelas mainstream dari AMD ini?

 

source


K-Lite codec pack – dirancang sebagai user-friendly solusi untuk pemutaran semua file audio juga film. Dengan K-Lite Codec Pack Anda dapat memutar semua format video audioand populer dan juga beberapa media umum format. Beberapa waktu lalu codecs.com pengembang telah meluncurkan versi K-Lite CodecPack 7.20 (Full). Sekarang mereka meluncurkan versi terbaru dari K-Lite Codec Pack 7.50 (Full) Gratis. Continue reading


Mozilla Firefox 7.0 Beta 1. Mozilla Firefox adalah salah satu browser yang sangatpopuler saat ini. Setelah beberapa hari lalu, Mozilla merilis versi terbaru Firefox 6.0Final, Mozilla kini kembali merilis versi beta, Firefox 7.0 Beta 1. Web selalu dikaitkandengan inovasi, dan Firefox selalu memperbaharui puluhan fitur baru untuk menyediakan pengalaman Web yang lebih cepat, lebih aman dan browsing untuksemua penyesuaian.

Continue reading