Category: Tutorial



Kamu Jika kamu ingin menampilkan icon status online yahoo messenger (YM) anda, baik buat pembaca blog kamu atau buat pengunjung toko online kamu, kamu bisa melakukannya dengan mudah sekarang. Berikut caranya:

1. Akun Yahoo (wajib lah 🙂

2. Pilih dari icon status YM  dibawah ini Continue reading

Advertisements

Panduan yang dilengkapi review singkat ini akan membantu Anda memilah dan memilih smartphone Android yang pas, sesuai dengan dana yang Anda miliki.

Harga tentu menjadi acuan utama saat memilih gadget terbaru. Itulah sebabnya, kami menawarkan kompilasi dari panduan belanja smartphone Android berdasarkan harganya. Anda cukup menentukan pilihan rentang harga berdasarkan dana tersedia dan panduan singkat kami. Cukup mudah, bukan?

Rp 1.000.000 – 1.999.000

Rentang harga ini adalah yang paling seru. Semua smartphone Android di rentang harga ini memiliki feature cukup lengkap. Hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran layar dan prosesor apa yang digunakan. Ukuran layar memengaruhi kenyamanan pakai. Sementara prosesor mempengaruhi kompatibilitas pada aplikasi terbaru (terutama game).

Rp 2.000.000 – 2.999.000

Dengan dana sedikit lebih tinggi, Anda sudah bisa memperoleh prosesor yang cukup up-to-date dan layar besar. Ini saatnya untuk memilah dan memilih berdasarkan aksesoris dan kelengkapan tambahan lainnya.

Rp 3.000.000 – 3.999.000

Kian memasuki kelas premium, kini Anda sudah bisa memilih smartphone yang berperforma tinggi. Di sini saatnya untuk mencari salah satu smartphone Android terbaik yang tersedia di muka bumi. Atau, naikkan dana lagi dan langsung beralih ke rentang harga tertinggi.

Rp 4.000.000 ke atas

Dalam rentang ini, Anda nyaris tidak bisa salah pilih. Smartphone manapun yang Anda pilih akan memiliki kelebihan unik yang bisa membuat iri pengguna smartphone 4 jutaan lainnya.

 

sumber


Bermain game baru tidak berarti harus membeli graphics card yang baru. Bagaimana caranya? Simak artikel berikut ini!

CHIP pernah membahas berbagai optimalisasi overclocking baik untuk platform AMD maupun Intel, lalu bagian apalagi yang dapat kita optimalisasikan melalui overclocking? Setelah prosesor dan memori, bagian lainnya yang dapat kita optimalisasi adalah graphics card. Lalu, apakah tujuan optimalisasi graphics card? Bukankah itu suatu hal yang berbahaya yang dapat mengakibatkan kerusakan pada graphics card?

Kembali lagi, pada dasarnya jika kita mengetahui dengan benar cara-cara dan penanganannya, kita dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. CHIP hanya akan memberikan panduan sebatas safe overclocking tanpa voltage tweaking dan hard modding yang tentunya masih dalam batas aman untuk diaplikasikan dalam pemakaian sehari-hari. Tujuan dari optimalisasi graphics card adalah untuk mendapatkan kemampuan maksimal sebuah graphics card sehingga dapat menampilkan gambar de­ngan FPS yang lebih baik tanpa perlu menggantinya dengan graphics card baru. Tentu saja hal ini akan menghemat pe­ngeluaran Anda.

Melakukan optimalisasi pada graphics card (overclock) lebih mudah dibandingkan melalukan overclocking pada CPU. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk overclocking graphics card. Cara yang pertama adalah cara yang paling umum dan paling mudah untuk diaplikasikan, yaitu melalui software pada Windows. Saat ini, berbagai software bawaan dari berbagai produsen graphics card dapat digunakan untuk meng-overclock graphics card, seperti MSI Afterburner, EVGA Precision Tweaker, GIGABYTE OCGuru, dan berbagai software lain yang dapat digunakan untuk melakukan overclocking pada graphics card. Cara seperti ini bersifat sementara dan kita dapat de­ngan mudah untuk me-reset untuk me­ngembalikan setting seperti awalnya.

Cara yang kedua adalah melaui flash BIOS pada graphics card. Cara kedua ini adalah cara yang sedikit rumit dan me­laui berbagai tahapan. Mengapa demikian? Karena mengakses BIOS pada graphics card tidak semudah mengakses BIOS pada motherboard yang digunakan untuk overclocking CPU.  Cara yang kedua ini bersifat permanen karena BIOS pada graphics card akan berubah dan akan tetap seperti itu. Untuk mengembalikannya, kita tinggal melakukan flash BIOS ulang dengan BIOS aslinya, sehingga konfigurasinya akan kembali ke kondisi awal.

Pada artikel ini, CHIP akan membahas langkah-langkah melakukan overclock graphics card melalui software pada Windows.

Persiapan dan tes kestabilan

Apa saja yang perlu dipersiapkan dan dilakukan sebelum melakukan overclocking pada graphics card dan software apa yang digunakan untuk menguji kestabilan sebuah graphics card?

Overclocking-GPU

Sama seperti pada CPU, sebelum melakukan overclocking, ada baiknya untuk menguji kestabilan sistem dan juga kestabilan graphics card itu sendiri untuk  menghindari hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Hal yang pertama yang harus diperhatikan adalah pastikan komputer Anda dalam kondisi stabil (apabila Anda meng-overclock CPU Anda), dengan melakukan pengujian kestabilan seperti Prime95, OCCT, Intel Burn Test, dan lain sebagainya. Setelah memastikan sistem berjalan dalam kondisi stabil, langkah selanjutnya adalah memastikan graphics card Anda  dalam kondisi yang sehat dan stabil. Caranya adalah dengan melakukan pengujian melalui software benchmark test (3D Mark Vantage, 3DMark 11, FurMark, dan lain sebagainya). Ciri-ciri sebuah graphics card yang tidak dalam kondisi yang stabil adalah terjadinya artifacts pada gambar.

Overclocking-GPU

Di halaman selanjutnya, akan dijelaskan tentang langkah-langkah meng-overclock graphics card Anda.

Langkah-langkah Overclocking Graphics Card

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk meng-overclock graphics card yang disajikan dengan gambar berikut ini.

Langkah-Langkah-Overclocking-GPU

 


Langkah-Langkah-Overclocking-GPU

Platform pengujian:

  • Prosesor: Intel i7 920 Stepping D0
  • Memori: Corsair Vengeance 6 GB CL8
  • Motherboard: GIGABYTE X58A-UD7
  • Grraphics Card : MSI GTX 560 Ti Hawx
  • HDD: Western Digital Velociraptor 320GB
  • ODD: Lite-On DVD-RW
  • PSU: Cooler Master Silent Pro Gold 800W
  • HSF: Cooler Master V6 GT

Warning! Artikel ini hanyalah panduan dalam melakukan setting dan optimalisasi. CHIP tidak bertanggung jawab atas kesalahan dan perbedaan setting yang terjadi pada sistem Anda.

Sumber: Majalah CHIP 01/2012

Meningkatkan Sinyal Modem GSM


Setelah beberapa lama googling menganai cara meningkatkan sinyal modem, banyak banget artikel yg berkaitan, berbagai metode atau cara meningkatkankualitas penerimaan sinyal modem mulai dari membuat antena kaleng, wajan bolic dl, tapi kali ini saya coba menggunakan kepingan cd bekas yg udah kaga kepake lagi :p

Continue reading

Apa Sih Codeinteger itu?


Apa Itu Framework?

Sebenarnya apa sih yang disebut dengan framework itu?? Framework bisa diartikan sebagai alat yang digunakan untuk membantu pekerjaan. Karena untuk pembuatan website maka framework disini dapat diartikan sebagai alat yang dapat digunakan untuk mempermudah pembuatan website. Jika dengan CMS maka kita tinggal menjalankan saja tidak perlu lagi memikirkan untuk menulis kode program sendiri, tetapi tidak demikian dengan framework. Menggunakan framework kita masih harus menulis kode, bedanya kode-kode yang kita tulis harus menyesuaikan dengan lingkungan framework yang kita gunakan. Memang konsekuensinya kita harus belajar lagi lingkungan pengembangan berdasarkan framework yang kita gunakan, tetapi hal itu akan terbayar setelah kita menguasai dan bisa menggunakan framework tersebut.

Sebuah framework selain menyediakan lingkungan pengembangan sendirisendiri juga menyediakan berbagai macam fungsi siap pakai yang bisa kita gunakan dalam pembautan wenbsite. Sehingga tidak perlu kaget jika akan banyak kode atau fungsi yang terlihat tidak seperti biasanya, karena fungsi fungsi tersebut merupakan fungsi bawaan framework dan bukan fungsi asli dari PHP. Fungsi tersebut terkadang merupakan pengembangan atau penyesuaian fungsi asli PHP agar lebih mudah digunakan atau agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.

 

CodeIgniter

CodeIgniter merupakan salah satu dari sekian banyak framework PHP yang ada. CodeIgniter dikembangkan oleh Rick Ellis (http://www.ellislab.com). Tujuan dari pembuatan framework CodeIgniter ini menurut user manualnya adalah untuk menghasilkan framework yang akan dapat digunakan untuk pengembangan proyek pembuatan website secara lebih cepat dibandingkan dengan pembuatan website dengan cara koding secara manual, dengan menyediakan banyak sekali pustaka yang dibutuhkan dalam pembuatan website, dengan antarmuka yang sederhana dan struktur logika untuk mengakses pustaka yang dibutuhkan. CodeIgniter membiarkan kita untuk memfokuskan diri pada pembuatan website dengan meminimalkan pembuatan kode untuk berbagai tujuan pembuatan website.

 

 

Kenapa CodeIgniter?

Ada banyak sekali framework PHP yang beredar di internet. Lantas kenapa kita memilih CodeIgniter bukan yang lain?? Berikut alasan-alasannya:

  1. Gratis.

CodeIgniter dilisensikan dibawah lisensi Apache/BSD style open source license, ini berarti kita dapat menggunakannya sesuai dengan keinginan kita.

  1. Berjalan di PHP versi 4 dan 5.

Sekarang ini PHP sudah mencapai versi ke 5, meskipun begitu masih banyak orang yang tetap menggunakan PHP versi 4, oleh sebab itu CodeIgniter dikembangkan agar tetap kompatibel dengan PHP versi 4 dan dapat dijalankan pada PHP versi 5.

  1. Ringan dan cepat.

Secara default CodeIgniter hanya berjalan dengan me load beberapa pustaka saja, dengan demikian hanya membutuhkan resource yang sedikit sehingga ringan dan cepat dijalankan. Pustaka-pustaka lain yang nantinya akan digunakan bisa di load sesuai dengan kebutuhan.

  1. Menggunakan MVC.

CodeIgniter menggunakan lingkungan pengembangan dengan metode Model View Controller (MVC) yang membedakan antara logika dan presentasi/tampilan, sehingga tugas bisa lebih mudah dipecah-pecah. Ada bagian yang khusus membuat tampilan dan bagian yang membuat core programnya.

  1. Dokumentasi.

Salah satu hal yang bisa dijadikan barometer apakah sebuah aplikasi benar-benar dikembangkan atau tidak bisa dilihat dari dokumentasinya. Dalam hal ini CodeIgniter sangat luar biasa, terdapat dokumentasi yang sangat lengkap tentang semua hal yang ada dalam CodeIgniter. Mulai dari langkah instalasi sampai dokumentasi fungsi-fungsi nya tersedia. Adanya dokumentasi sangat memudahkan bagi pemula dalam mempelajari lingkungan pengembangan website dengan CodeIgniter.

  1. Pustaka yang lengkap.

CodeIgniter dilengkapi dengan berbagai pustaka siap pakai untuk berbagai kebutuhan, misalnya saja koneksi database, email, session dan cookies, keamanan, manipulasi gambar dan banyak lagi.

 

Fitur-Fitur CodeIgniter

 

Berikut fitur-fitur yang didukung oleh CodeIgniter :

  1. Sistem berbasis Model View Controller
  2. Kompatibel dengan PHP versi 4.
  3. Ringan dan Cepat.
  4. Terdapat dukungan untuk berbagai basis data.
  5. Mendukung Active Record Database.
  6. Mendukung form dan validasi data masukan.
  7. Keamanan dan XSS filtering.
  8. Tersedia pengaturan session.
  1. Tersedia class untuk mengirim email.
  2. Tersedia class untuk manipulasi gambar (cropping,resizing, rotate dan lain-lain).
  3. Tersedia class untuk upload file.
  4. Tersedia class yang mendukung transfer via FTP.
  5. Mendukung lokalisasi bahasa.
  6. Tersedia class untuk melakukan pagination (membuat tampilan perhalaman).
  7. Mendukung enkripsi data.
  8. Mendukung benchmarking.
  9. Mendukung caching.
  10. Pencatatan error yang terjadi.
  11. Tersedia class untuk membuat calendar.
  12. Tersedia class untuk mengetahui user agent, misalnya tipe browser dan sistem operasi yang digunakan pengunjung.
  13. Tersedia class untuk pembuatan template website.
  14. Tersedia class untuk membuat trackback.
  15. Tersedia pustaka untuk bekerja dengan XMP-RPC.
  16. Menghasilkan clean URL.
  17. URI routing yang felksibel.
  18. Mendukung hooks, ekstensi class dan plugin.
  19. Memiliki helper yang sangat banyak jumlahnya.

 

 

Model View Controller

Seperti sudah disebutkan di muka bahwa CodeIgniter menerapkan lingkungan pengembangan dengan metode MVC (Model View Controller). MVC memisahkan antara logika pembuatan kode dengan pembuatan template atau tampilan website. Penggunaan MVC membuat pembuatan sebuah proyek website menjadi lebih terstruktur dan lebih sederhana.

Secara sederhana konsep MVC terdiri dari tiga bagian yaitu bagian Model, bagian View dan bagian Controller. Didalam website dinamis setidaknya terdiri dari 3 hal yang paling pokok, yaitu basis data, logika aplikasi dan cara menampilkan halaman wesite. 3 hal tersebut direpresentasikan dengan MVC yaitu model untuk basis data, view untuk cara menampilkan halaman website dan controller untuk logika aplikasi.

 

1.      Model

Merepresantiskan struktur data dari website yang bisa berupa basis data maupun data lain, misalnya dalam bentuk file teks atau file xml. Biasanya didalam model akan berisi class dan fungsi untuk mengambil, melakukan update dan menghapus data website. Karena sebuah website biasanya menggunakan basis data dalam menyimpan data maka bagian Model biasanya akan berhubungan dengan perintah-perintah query SQL. Model bisa dibilang khusus digunakan untuk melakukan koneksi ke basis data oleh karena itu logika-logika pemrograman yang berada didalam model juga harus yang berhubungan dengan basis data. Misalnya saja pemilihan kondisi tetapi untuk memilih melakukan query yang mana.

2.      View

Merupakan informasi yang ditampilkan kepada pengunjung website. Sebisa mungkin didalam View tidak berisi logika-logika kode tetapi hanya berisi variabel-variabel yang berisi data yang siap ditampilkan. View bisa dibilang adalah halaman website yang dibuat menggunakan HTML dengan bantuan CSS atau JavaScript. Didalam view jangan pernah ada kode untuk melakukan koneksi ke basis data. View hanya dikhususkan untuk menampilkan data-data hasil dari model dan controller.

3.      Controller

Controller merupakan penghubung antara Model dan View. Didalam Controller inilah terdapat class dan fungsi-fungsi yang memproses permintaan dari View kedalam struktur data didalam Model. Controller juga tidak boleh berisi kode untuk mengakses basis data. Tugas controller adalah menyediakan berbagai variabel yang akan ditampilkan di view, memanggil model untuk melakukan akses ke basis data, menyediakan penanganan error, mengerjakan proses logika dari aplikasi serta melakukan validasi atau cek terhadap input.

Jadi secara singkat urutan dari sebuah request adalah sebagai berikut : user berhubungan dengan view, dimana didalam view inilah semua informasi ditampilkan. Saat user melakukan permintaan atau request, misal klik tombol maka request tersebut akan diproses oleh Controller. Apa yang harus dilakukan, data apa yang diinginkan, apakah ingin melihat data, atau memasukan data atau mungkin melakukan validasi data terlebih dahulu, semua diproses oleh Controller. Kemudian Controller akan meminta Model untuk menyelesaikan request, entah itu melakukan query atau apapun. Dari Model, data akan dikirim kembali untuk di proses lebih lanjut di dalam Controller dan baru dari Controller data akan ditampilkan di View.

 

Arsitektur dari CodeIgniter

Codeigniter adalah php framework yang awalnya ditulis oleh mas Rick Ellis, pendiri dan CEO EllisLab.com, perusahaan yang mengembangkan codeigniter. Saat ini, codeigniter dikembangkan oleh komunitas dan disebarkan ke seluruh dunia dengan lisensi bebas.

Kelebihan

  • Mudah digunakan dan tidak memerlukan konfigurasi yang rumit
  • Fungsi-fungsi pendukung yang cukup lengkap
  • Mendkung PHP4 dan PHP5
  • Mungkin merupakan Framework MVC paling populer dan paling banyak digunakan
  • Dokumentasi yang sangat bagus, friendly dan didukung oleh forum, wiki, dan komunitas yang besar

Kekurangan

  • Tidak mendukung AJAX, dan ORM
  • Meyediakan dan memisahan file-file dalam MVC pattern, tapi masih memberikan kebebasan user untuk melanggar aturan MVC

 

 

Unlock Registry yang Terkunci


Akhir-akhir ini worm semakin merajalela. Dan sebagian besar dari worm-worm tersebut menggunakan “aksi klasik” dengan mendisable Registry editor untuk memproteksi dirinya-sendiri. Hehehe… Ga’ salah sich.. pasalnya Registry editor adalah bagian terpenting yang kita butuhkan untuk melakukan manipulasi pada komputer kita. Dalam pembasmian worm-pun kita butuh masuk ke registry editor kecuali kita hafal lokasi-lokasi key yang diserang – dalam hal ini kita bisa pakai script VB atau  membuat file *.reg

 

Continue reading